Banyak orang yang membuat dengan beraneka warna. Merah lapis hijau lapis putih dan sebagainya.
Tapi aku pribadi paling suka menggunakan warna alami, apalagi kalau bukan daun suji dan daun pandan yang cantik itu. Selain warnanya ayu, kita terbebas dari pewarna buatan sehingga tak perlu was-was menikmatinya.
Bahan -bahan yang diperlukan:
800 ml santan kental dari 1 buah kelapa
3 lembar daun pandan
275 gr gula pasir
1/2 sdt garam
1 sdm margarine
250 gr tepung beras
100 gr tepung sagu
10 lembar daun suji
10 lembar daun pandan
30 ml air
Cara membuat:
- Haluskan daun suji, pandan dan air kemudian peras airnya, sisihkan
- Panaskan santan dengan daun pandan, gula pasir dan garam sambil diaduk hingga harum. Aduk di atas api kecil sampai matang. Angkat dan saring, masukkan margarine, aduk
- Tuang santan ke dalam campuran tepung beras dan sagu, aduk rata
- Bagi adonan menjadi 2 bagian yaitu putih dan hijau. Tempatkan pada wadah yang terpisah, untuk bagian yang berwarna hijau, berikan perasan air daun suji
- Siapkan loyang. Olesi permukaannya dengan minyak goreng. Lalu panaskan dandang dan masukkan loyang tersebut
- Tuangi loyang dengan 100 ml adonan putih, kukus selama 5 menit
- Tuangi loyang dengan adonan hijau, kukus kembali selama 5 menit
- Lakukan hingga adonan habis. Terakhir, kukus selama 30 menit
- Setelah matang, angkat dan iris-iris sesuai selera
Selama mengukus, bungkus tutup dandang dengan serbet bersih dan kering agar uap rebusan tak jatuh ke permukaan kue